Meningkatkan Akurasi Panahan: 5 Latihan Core Kunci untuk Pemanah

Banyak yang beranggapan bahwa kunci Meningkatkan Akurasi Panahan hanya terletak pada kekuatan lengan dan ketajaman mata. Padahal, fondasi utama dari tembakan yang stabil dan konsisten adalah otot core (inti tubuh) yang kuat. Otot core berfungsi sebagai jembatan yang mentransfer tenaga dari kaki ke lengan, sekaligus menjaga postur tubuh agar tetap tegak dan tidak bergoyang saat busur ditarik penuh. Meningkatkan Akurasi Panahan melalui penguatan core adalah strategi cerdas yang diterapkan oleh atlet panahan profesional. Lima latihan core kunci ini terbukti efektif dalam Meningkatkan Akurasi Panahan dan mengurangi torque (puntiran) yang dapat mengganggu pelepasan anak panah.

Latihan core pertama yang esensial adalah Plank Lateral (Side Plank). Gerakan ini berfokus pada otot obliques dan quadratus lumborum, yang sangat penting untuk menstabilkan pinggul dan mencegah tubuh miring saat busur ditarik. Untuk mencapai Keseimbangan Sempurna, seorang pemanah diwajibkan menahan posisi ini selama minimal 60 detik pada setiap sisi. Latihan ini sebaiknya dilakukan tiga kali per sesi latihan.

Latihan kunci kedua adalah Bird-Dog. Latihan ini melibatkan pergerakan kaki dan lengan yang berlawanan secara perlahan, melatih koordinasi neuromuskuler dan stabilitas sumbu tulang belakang. Gerakan lambat dan terkontrol ini sangat mirip dengan proses Ancang-Ancang Otomatis saat membidik, di mana setiap bagian tubuh harus bekerja sama tanpa menimbulkan getaran.

Ketiga, Reverse Crunch sangat efektif untuk menguatkan perut bagian bawah, yang sering kali terabaikan. Otot perut bawah yang kuat membantu menjaga tulang belakang bagian lumbar tetap stabil dan mencegah over-arching (punggung terlalu melengkung) saat menarik busur berat.

Latihan keempat adalah Dead Bug. Latihan ini unik karena melatih core untuk stabil saat anggota badan bergerak, mensimulasikan kondisi tegang saat menahan tarikan tali busur. Kontrol penuh saat menggerakkan tangan dan kaki menjauh dari core mengajarkan tubuh untuk mempertahankan stabilitas di bawah beban.

Terakhir, latihan kelima adalah Rotational Medicine Ball Throw. Meskipun terlihat seperti latihan kekuatan bahu, gerakan memutar ini sebenarnya adalah latihan transfer tenaga core yang kuat. Pemanah harus mampu menarik busur dari posisi statis yang tegang, dan latihan rotasi ini membantu Menguatkan Otot Inti untuk transfer kekuatan yang lebih eksplosif dan stabil. Menurut program latihan yang dirilis oleh Pusat Pembinaan Atlet Panahan Nasional (PPAPN) fiktif pada hari Rabu, 5 Maret 2025, atlet wajib melakukan lima set latihan core ini, dua hari seminggu, untuk menjaga performa optimal.